Rapat Pembahasan Kajian Pengembangan Potensi Pasar Tradisional di Kabupaten Purwakarta

Rapat Pembahasan Kajian Pengembangan Potensi Pasar Tradisional di Kabupaten Purwakarta

Purwakarta (20-11-2019). Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengambangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Purwakarta khususnya Bidang Penelitian, Pengembangan dan Evaluasi melaksanakan Rapat Pembahasan Laporan Pendahuluan Kajian Pengembangan Potensi Pasar Tradisional di Kabupaten Purwakarta bertempat di Ruang Rapat Bappelitbangda Kabupaten Purwakarta. Rapat ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Bappelitbangda, Kusnandar, S.Pd, MT dan dihadiri oleh Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan dan Evaluasi, Dyah Imas Tisnakaniadewy, AKS, MM, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Wilayah, H. Asep Suhali, ST, M.Si, Kepala Bidang Ekonomi, Ahmid, SH, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Hj. Kania Resmanawati, S.AP, M.AP, serta perwakilan Kasubbid/Kasubbag dari seluruh Bidang Perencana Bappelitbangda Kabupaten Purwakarta dengan Narasumber dari Tenaga Ahli PT. Andra Cipta Consult.

Melalui Penyusunan Kajian Pengembangan Potensi Pasar Tradisional di Kabupaten Purwakarta ini diharapkan dapat teridentifikasinya kondisi pasar tradisional dan peluang pengembangannya, terhimpunnya sejumlah informasi yang berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan pasar tradisional ke depan, serta informasi yang disajikan dapat dijadikan sebagai salah satu bahan atau referensi dalam penentuan program kerja yang berkaitan dengan kebijakan pengembangan pasar. Manfaat yang dapat diperoleh dari hasil kajian ini adalah dapat membantu pihak-pihak yang membutuhkan informasi yang berkaitan dengan pengembangan pasar tradisional di Kabupaten Purwakarta serta dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penentuan program kerja perangkat daerah terkait. Adapun masukan terkait dengan kajian ini adalah agar melaksanakan survey langsung ke lapangan terkait dengan kondisi eksisting pasar tradisional yang ada di Kabupaten Purwakarta serta dilakukan pemetaan terkait dengan sebaran lokasi pasarnya (diidentifikasikan) dimana yang eksisting serta dimana yang harus dilakukan pengembangan. Adapun kesimpulan dari rapat ini adalah Tim Perumus akan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada serta akan melaksanakan pengumpulan data terlebih dahulu kepada perangkat daerah terkait sehingga diharapkan hasil kajian ini dapat bermanfaat dan memberikan kontribusi positif dalam perumusan kebijakan perencanaan pembangunan di Kabupaten Purwakarta. (ND)